Kamis, 27 Desember 2012

Merpati

merpati
awalnya biasa saja, dan tidak terlalu memperhatikan burung yang satu ini, tapi setelah sebuah kata keluar, tepatnya menyatakan kalau nama saya dinaungi merpati, entahlah sekedar iseng atau bagaimana, yang jelas pada waktu itu, saya hanya bisa tersenyum saja, karena selama ini sampai hari ini, saya tidak peduli dengan ramalan, bahkan bisa dibilang tidak percaya.
mendengarkan perkataan-perkataannya, membuat saya tertawa juga akhirnya, tapi tetap saja saya menganggap itu hanya sekedar iseng-iseng, dan sesitifitas atas salah satu indra,,,,,
tersenyum saja mendengarkannya.

samar dan terkalah

Dan nyatanya, membiarkan mereka menerka- nerka dan menjadikannya samar, itu lebih baik, dari pada menterjemahkan semuanya, aku tau dan sangat tau kalau sekarang dia begitu sangat ingin tau, setelah kejadian beberapa hari lalu, yang tanpa sengaja detik mempertemukan aku dengannya, padahal kadang selalu berusaha untuk tidak bertemu dengan orang-orang yang pernah dikenali.ketika membuka pintu rumah, tiada satupun orang-orang yang tau tentang apa yang akan terjadi padanya dan dengan siapa yang ditemuinya hari itu, jadi itu telah menjadi bagian catatan hidup.
setelah beberapa hari, dia dengan sangat senang bertanya, padahal sebelum-sebelumnya, jangankan bertanya, berbagi kabar dan bertemu saja tidak pernah, tapi setelah kejadian itu, kenapa malah begitu sangat penasaran dengan kehidupan saya? kenapa?
tapi ya sudahlah, biarkan saja samar dan terkalah apa yang terjadi