Selasa, 12 Februari 2013

dering

lagi - lagi telepon yang menggembirakan.

sebelumnya fikiran berusaha untuk teatp tenang menerima kenyataan kalau "kebahagian" itu bukan milik saya, tapi milik mereka yang sama sama tengah berjuang, mencoba sabar, walaupun kadang susah, karena apa yang diharapkan tidak muncul kepermukaan, seaakan runtuh, tapi cepat ditahan dan mengeluarkan senyum palsu kepada semua orang dengan isyarat "saya tidak apa-apa" dan saya "baik-baik saja". ternyata cukup ampuh, walau kadang susah.

tapi setelah sebulan lamanya, tiba-tiba telepon berdering, dengan berbisik "dia" memberi tahu, kabar yang telah dibenamkan, yang sempat membuat kecewa, tapi setelah beritanya itu, langsung membuat meledak, seakan menunggu itu adalah bagian dari sabar, senyum palsu yang tidak sia-sia. itu luar biasa.

ah setiap orang harus berfikiran baik, karena itu lebih baik

Minggu, 27 Januari 2013

3 hari yang kecewa

hari yang kecewa

mmm benar sempat kecewa ketika jumat malam yang sedang menuju pagi, membaca kabar yang langsung menusuk ke hati, sakit, tapi mencoba untuk tenang karena tidak selalu keinginan akan sukses didapat, paginya berusaha lagi untuk diam saja, tanpa mau membagi dengan siapaun, namun apa sebabnya terlontar saja begitu ke hadapannya, terlihat raut wajahnya yang kecewa dan lelah karena apa yang diharapkannya luntur seketika, mkin banyak pertanyaan yang menggenang di otaknya, kenapa begini? kenapa harus begitu?
dia begitu tanpak lelah ketika mendengarnya, tiada lagi harpan, mungkin itu saja yang ada di otaknya, dan saya berusaha untuk tenang.

sore minggu, sangat ogah-ogahan, masih berusah berfikir kalau harapan itu ada, dan menunggu deringan handphone, ah ternyata tidak ada.

masih berasa kecewa, tapi ketika sore mulai tenggelam, ada saja yang menyiram kecewa itu dengan ketenangan, kata-katanya, ucapannya, membuat hati menjadi lebih tenang, dan usaha selama ini bukanlah sebuah kesia2an, tapi lebih kepada untuk memperbaiki diri kearah yang semakin baik, baik dan lebih baik lagi.

dan harapan itu masih ada, dan mungkin ditempat lain

Senin, 14 Januari 2013

dan paginya adalah menunggu

dan pagi sekarang terlalu wah, berdebar menunggu untuk keesokan harinya, terasa begitu lama, seperti detik yang sengaja memperlambat diri dengan memancing kericuhan, diperhatikan seperti tidak bergerak, berjalan dengan lenggokan yang teramat pelan, dan membuat kesal jadinya, tapi kadang ketika tiba waktunya, mengingat kembali kebelakang, bahagianya.
pagi besok adalah langkah selanjutnya, mencari, menemui jalan baru, untuk menyimpang kejalan yang lebih bagus lagi, dan berharap terus melaju kejalan yang lebih bagus lagi, berteriak disana dan tersenyum manis, melihat jalan curam, terjal, jatuh bahkan hampir tidak bisa bergerak lagi, tapi setelah dipertengahan ini cukup dan sangat Bersyukur dengan perjalanan yang sampai pada tahap ini.


Jumat, 11 Januari 2013

jum'at

akhirnya telepon jum'atpun berdering sekitar beberapa jam yang lalu, langsung mencerahkan wajah, padahal yang akan dihadapi adalah tahapan yang lebih berat, tapi setidaknya kunci untuk langkah selanjutnya diberikan, hingga benar2 menjadikan wajah lumayan wah

Rabu, 09 Januari 2013

menunggu

berharap begitu besar, karena ini kesempatan yang besar atas sebuah catatan , menunggu dengan harapan agar diberi kembali kepercayaan kalau, aku sanggup melakukannya, berharap itu terjadi lagi

Kamis, 03 Januari 2013

Telpon

ketika hanphone saya berdering, awalnya ingin mengabaikannya saja, cuman ketika melihat nama sipemanggil, buru-buru saya memencet nya
"hallo, apa kabar?
"baik, kamu apa kabar" tanya ku balik
" baik juga,eh lagi dimana? dikantor atau di luar? " tanya dia lagi
" di kantor, cuman ya begitulah, kamu kan tau sendiri, bagaimana pekerjaan saya sekarang"
"mmm datang ya hari selasa, untuk mengikuti tes"
"tes?" setengah kaget
"iya, ikut tes, hari selasa", " datang ya, jangan sampai tidak datang"

ingin meloncat, hampir 2 tahun bekerja disini , belum juga dapat berita, dan barusan, walaupun belum ada kepastian untuk diterima menjadi karyawan tetap, tapi ada pintu yang dibuka, semoga saja Tuhan memberikan ini untuk ku, tapi tetap berusaha tenang, walaupun pada akhirnya bukan aku yang diterima, setidaknya, aku telah diberi kesempata. aamiin

terima kasih ya Allah

Film

Baru saja meminjam kaset semalam, dan begitu tertarik, awalnya karena sangat jelas wajah daniel radcliffe terpampang dengan sangat besar di sampulnya dan di cd nya, selain itu ingin melihat akting si "HARRY POTTER" setelah menyelesaikan film tersebut, awalnya begitu antusian menikmati itu film, tapi lama- kelamaan begitu sangat bosan, padahal genre filmnya horor, tapi bukannya bikin takut, malah sukses membuat saya memejamkan mata beberapa saat dan akhirnya kembali menatapi layar laptop, karena musicnya begitu manakutkan, berusaha kembali untuk melihat dengan seksama, mencoba menikmati, tapi apa? yang ada hanya sekedar alur cerita yang membosankan, entah dari mana datangnya wanita hitam itu, dari mana keinginan anak-anak sampai mengikuti untuk bunuh diri, sampai kematian sipemeran utama, yang tiba-tiba saja sudah berubah ke alam ghaib dan bertemu sang istri, aneh.
film ke2 saya coba lagi menontonya, langsung saja saya terperanjat dan bilang wow, bukan karena bagus, tapi karena sangat memuakkan, dan langsung saja dimatikan.